Resume materi 3 pkkmb day 3 Future Ready Mindset
Nama : Angga Adi Nugroho
Prodi : D4 keselamatan dan kesehatan kerja
Fakultas : Kesehatan
RESUME PEMATERI 3 PKKMB FAKULTAS KESEHATAN UNUSA
Oleh : Erricha Darin Irbah, S.Gz
Judul Materi = Future Ready Mindset
Resume Materi:
Future Ready Mindset berarti pola pikir yang siap menghadapi perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas.
Perubahan di dunia kesehatan terjadi dengan cepat dan nyata.
Rekam medis kini sudah berbasis digital, bukan lagi ditulis manual.
Edukasi kesehatan pun beralih, dari brosur ke TikTok, Instagram, dan platform online.
Diskusi ilmiah tidak harus tatap muka, cukup lewat Zoom.
Karena itu, mahasiswa perlu gesit, mau belajar cepat, bisa kerja tim, dan paham teknologi.
Mindset ini membuat kita tidak takut perubahan, melainkan sigap memanfaatkan peluang.
Mahasiswa yang belum punya mindset ini biasanya mudah kaget dengan metode belajar baru.
Mereka gampang mengeluh dan stres saat kasus pasien berbeda dari textbook.
Sebaliknya, mahasiswa dengan mindset ini melihat pembelajaran online sebagai jalan untuk menguasai teknologi.
Mereka akan mencari strategi kreatif saat berhadapan dengan pasien sulit.
Generasi tangguh ditandai dengan resiliensi, kemampuan bangkit dari kegagalan.
Ada pula adaptabilitas, yaitu kemampuan menyesuaikan diri dengan sistem atau teknologi baru.
Kreativitas diperlukan untuk melahirkan solusi inovatif, seperti telemedicine.
Lalu ada inovasi, yang menghadirkan ide-ide baru demi meningkatkan layanan kesehatan.
Mahasiswa yang bisa belajar secara hybrid lebih unggul dibanding yang terpaku pada satu metode saja.
Perubahan di dunia kesehatan memunculkan banyak tantangan baru.
Penyakit baru terus bermunculan, standar medis berubah, dan teknologi semakin maju.
Itu sebabnya tenaga kesehatan harus kompeten, fleksibel, sekaligus solutif.
Persaingan terjadi bukan hanya di lokal, tapi juga nasional hingga internasional.
Mahasiswa gizi kini dituntut bisa mengedukasi lewat media sosial.
Mahasiswa kesmas harus mampu merancang kampanye kesehatan digital.
Mahasiswa analis perlu menguasai alat laboratorium canggih dan hasil digital.
Mahasiswa K3 pun harus bisa membuat SOP aman serta melatih pekerja senior.
Tantangan zaman semakin kompleks dari hari ke hari.
Kini AI mulai berperan dalam membantu diagnosa penyakit.
Isu kesehatan masyarakat makin berat: stunting, obesitas, hingga burnout.
Arus hoaks kesehatan semakin deras.
Sementara itu, literasi digital di masyarakat masih rendah.
Untuk menghadapi itu semua, mahasiswa butuh growth mindset.
Kegagalan seharusnya dianggap sebagai proses belajar.
Apa yang belum bisa hari ini, bisa dipelajari di kemudian hari.
Belajar mandiri dapat dilakukan lewat webinar, thread edukatif, atau video YouTube.
Kesehatan mental juga perlu dijaga di tengah padatnya kuliah.
Journaling, olahraga, atau healing tipis-tipis bisa membantu.
Kolaborasi lintas jurusan memberikan pengalaman seperti dunia kerja nyata.
Kuasai pula Google Sheet, Canva, Notion, hingga AI tools.
Ikuti tren kesehatan di Twitter, TikTok, dan Google Scholar untuk memperkaya wawasan.
Dunia kesehatan memang penuh perubahan, ketidakpastian, dan persaingan.
Namun, di balik semua itu selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan.
Dengan Future Ready Mindset, mahasiswa akan lebih adaptif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan
media sosial UNUSA
- Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/
- Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
- Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
- Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official
Fakultas kesehatan unusa = https://fkes.unusa.ac.id/
Lihat juga resume teman saya : https://shanggafashagading.blogspot.com/2025/09/pkkmb-fakultas-kesehatan-unusa.html?m=1


Komentar
Posting Komentar